14 Juli 2009

Perkemahan Pramuka Penegak dan Pandega Putri Nasional 2009



Gerakan Pramuka sebagai sebuah organisasi secara aktif merencanakan dan mengadakan kegiatan bagi anggotanya, baik para peserta didik maupun bagi para Pembina Pramuka (anggota dewasa). Segala bentuk kegiatan yang diselenggarakan bagi Gerakan Pramuka diarahkan sebagai alat pendidikan untuk mencapai tujuan, untuk menjadi manusia yang memiliki keyakinan agama yang kuat, berkepribadian, berwatak dan berbudi luhur, memiliki mental yang kuat, cerdas, serta sehat jasmani dan rohani.

Salah satu bentuk kegiatan yang dalam waktu dekat ini akan dilakasakan adalah Perkemahan Pramuka Penegak dan Pandega Putri (Perkempi) Nasional 2009.

Kegiatan ini akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Samparona, Sorawolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara pada 16 – 20 Juli 2009 mendatang. Menurut rencana, kegiatan ini akan diikuti pramuka Penegak dan Pandega putri sebanyak 1012 orang dari 33 kwartir daerah di seluruh Indonesia.


Konon, kegiatan yang mengusung tema Bangun Karakter Perempuan Ideal ini menggunakan metode yang menarik, sehingga materi-materi yang disampaikan pada peserta lebih bermakna bagi peserta. Kegiatan dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan muatan materi yang terkandung di dalamnya. Sehingga diharapkan peserta akan mendapatkan beragam pengetahuan, keterampilan dan pengalaman. Dan tentunya, mampu membedayakan potensi yang ada pada diri dan lingkunngan sebagai perempuan ideal yang berkarakter.

Secara keseluruhan kegiatan yang dikembangkan dalam Perkempi Nasional 2009 lebih menitikberatkan pada bidang-bidang pengembangan kualitas Pramuka Penegak dan Pandega Puteri yang terdiri atas mental, fisik, intelektual dan sosial sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat melalui pendidikan kepramukaan, keperempuanan, keterampilan dan kewirausahaan.

Buper Samparona sendiri merupakan kawasan perkemahan seluas 20 hektar yang ada di kawasan wisata Samparona yang terletak di Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Buper Samparona dilengkapi dengan sejumlah fasilitas mulai dari akses jalan, instalasi air, penerangan, media centre, dan medan menantang dari lokasi perkemahan ke air terjun Samparona.

Konon, keberadaan Buper yang terletak 12km dari pusat Kota Bau-Bau ini terus dipercantik. mendatang makin dipercantik. Bahkan, disebut-sebut sebagai kawasan buper yang bakal meredam ‘ego’ buper Cibubur, Jakarta. Pemerintah Kota Bau-Bau sepertinya tak main-main untuk memoles buper yang diharapkan akan menjadi area wisata baru bagi masyarakat Bau-Bau. Paling tidak, kondisi Buper Samparona dibanding dengan beberapa Buper di Indonesia ini terbilang yang cukup ‘wah’.

Betapa tidak, selain dilengkapi sejumlah fasilitas wisata seperti taman bunga, dan kawasan hutan pinus yang tumbuh secara teratur. Dibagian tengah perkemahan berdiri kokoh cikal pramuka setinggi 15 meter dengan warna coklat kemasan. Sementara di depan tugu cikal, terbangun bentangan nama BUMI PERKEMAHAN SAMPARONA secara permanen dengan panjang sekitar 50 meter yang diberi warna hijau dengan balutan tulisan kuning kemasan, sehingga kawasan ini diprediksi menjadi pusat pandangan mata bagi para pengunjungnya. Tak hanya itu, di Buper ini pun terdapat beberapa pendopo kegiatan yang dilengkapi fasilitas Hotspot.

Seperti kawasan perkemahan lainnya, Buper ini didukung dengan jaringan fasilitas air bersih, jalan lingkungan yang padat dan kokoh serta akses jalan yang mengitari Buper ini di aspal total. Lainnya, saat ini bangun ratusan MCK secara permanen di dalamnya. “Konsepnya bukan sekedar area perkemahan tetapi juga taman wisata, kami yakin akan menyenangkan bagi para pengunjungnya,” ujar MZ Tamsir Tamim, selaku Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Kota Bau-Bau, sebagaimana yang dilansir dalam blogsite Perkempinas 2009.

05 Juli 2009

Perkemahan Pramuka Santri Nusantara 2009


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka kegiatan "Kemah Pramuka Santri 2009" di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (17/6).


Kegiatan perkemahan itu diikuti sebanyak 5.937 siswa santri dari 33 provinsi seIndonesia dan perwakilan negara-negara sahabat.


Presiden didampingi Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono. Hadir pula Menteri Agama KH Maftuh Basuni, Menkes H Siti Fadilah Supari, Menteri Sekretaris Kabinet (Mensekab) Sudi Silalahi, Menkominfo M Nuh serta Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan dan jajaran pengurus Kuartir Nasional dan Daerah Gerakan Pramuka.

Perkemahan Pramuka Santri Nusantara 2009 berlangsung sejak 15 Juli hingga 20 Juni 2009 mendatang. Selain menggelar perkemahan dan kegiatan gerakan Pramuka, juga digelar bazar hasil karya pramuka santri seIndonesia.

Kegiatan perkemahan santri di Bukit Kiarapayung Sumedang itu mengambil tema "Pramuka Santri Indonesia bertekad mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka Bhineka Tungga Ika".


Beberapa kegiatan yang digelar dalam perkemahan santri itu adalah aktivitas kepramukaan santri nusantara, parade semaphore, ekspos keahlian keterampilan santri di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta ekspos seni dan budaya khas daerah bernuansa Islami.

Selain itu juga ditandai dengan penanaman pohon khas daerah di Taman Bhineka Tunggal Ika, seminar nasional bertema revitalisasi Gerakan Pramuka di Pondok Pesantren Indonesia.

Pembukaan kemah santri itu ditandai dengan penyematan lencana kepada peserta Pramuka Santri Rifa Elvina dari NAD dan Azis dari Papua. Sementara itu Presiden dalam sambutannya menyebutkan, Gerakan Pramuka di pondok pesantren perlu didukung oleh semua pihak sebagai bagian dari revitalisasi Gerakan Pramuka Nasional.

Presiden menginstruksikan kepada Menko Kesra, Mendiknas, Menag, para gubernur dan bupati/walikota untuk mendorong proses revitalisasi gerakan pramuka di pondok pesantren. "Pramuka Santri punya potensi dalam membangun karakter bangsa Indonesia serta mendukung terciptanya SDM yang tangguh, berdaya saing dan mempunyai keimanan dan ketakwaan yang kuat," kata Yudhoyono.

Ia menyebutkan, gerakan kepanduan bukan hal baru di lingkungan pondok pesantren melainkan sudah terbentuk sejak masa lalu dimana pondok pesantren merupakan bagian penting dalam perjuangan kemerdekaan dan memerangi kebodohan di masyarakat.

"Ingat Panglima Besar Jenderal Sudirman, adalah seorang pandu dan santri yang kemudian menjadi pemimpin perang gerilya," kata Presiden.

Menurut Presiden, tema Perkemahan Pramuka Santri Nusantara 2009, sangat relevan dengan tantangan bangsa Indonesia saat ini dan masa depan. Terkait pelaksanaan Revitalisasi Gerakan Pramuka Nasional yang dicanangkan pada 2006, kata Yudhoyono, telah mengalami sambutan yang baik dan positif.

"Selama tiga tahun ini telah mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap gerakan Pramuka lebih baik lagi," kata Yudhoyono.

Presiden berharap ke depan bisa meningkatkan minat generasi muda termasuk santri pesatren untuk aktif dalam gerakan pramuka. Sementara itu Ketua Panitia Kemah Pramuka Santri Nusantara 2009, Prof Dr Azrul Azwar menyebutkan, pelaksanaan kemah santri ini merupakan realisasi dari revitalisasi Gerakan Pramuka khususnya di Pondok Pesantren.

"Kegiatan Kemah Santri Nusantara 2009 ini merupakan salah satu bagian dari revitalisasi Gerakan Pramuka Indonesia," kata Ketua Panitia Kemah Pramuka Santri Nusantara 2009 Prof. Dr Azrul Azwar. Menurut Ka Azwar, perkemahan santri di Sumedang itu merupakan yang kedua kalinya digelar di Indonesia. Ia mengapresiasi peranan pemerintah dalam melakukan Revitalisasi Gerakan Pramuka di Pondok Pesantren yang kembali menggugah minat santri untuk aktif di kegiatan kepanduan itu. Asrul menyebutkan, kegiatan di Bumi Perkemahan Kiarapayung juga mencatat Rekor MURI dengan pemecahan jumlah peserta parade semaphore terbanyak yakni 5.000 orang.

Perkemahan Wirakarya IX PTAI se-Indonesia 2009


PW IX telah digelar pada 8-17 Juni 2009 bertempat di Bumi Perkemahan Raudhah Al-Thalabah, Kampus II IAIN STS Jambi yang terletak di Desa Simpang Sungai Duren Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Disebutkan dalam Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) tersebut bahwa kegiatan PW yang digelar bertujuan untuk memperkokoh persaudaraan, kebersamaan, kepedulian dan keikhlasan berbakti bagi Pramuka Penegak dan Pandega kepada masyarakat, bangsa, negara dan agama ini akan dikemas dengan ragam kegiatan yang kreatif, rekreatif, inovatif dan produktif.

Kegiatan yang mengusung tema “Mempekokoh persaudaraan, kebersamaan dan ukhuwah untuk Bangsa dalam lingkaran Bhinneka Tunggal Ika” direncanakan akan diikuti oleh sekira 2100 orang pramuka penegak dan pandega. Secara keseluruhan keseluruhan kegiatan yang dikembangkan dalam PW IX tahun 2009 itu menitikberatkan pada bidang-bidang pengembangan diri pramuka penegak dan pandega yang terdiri dari bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat. Tidak hanya itu, pihak penyelenggara PW IX 2009 pun bakal mengemas kegiatan dalam bentuk ‘Karya dan Bakti’ bernuansa islami, persaudaraan, gotong-royong, kepedulian sosial dan lingkungan sebagai pengaplikasian dari butir kedua Tri Satya yakni ikut serta membangun masyarakat sekaligus pengamalan Tri Darma Perguruan Tinggi berupa Pengabdian kepada masyarakat.

Dalam juklak tersebut, pihak penyelenggara dalam hal ini Racana Sultan Thaha Saifuddin – Sri Soedewi, Gugus Depan Muaro Jambi 663 – 664, menjelaskan akan memberikan porsi yang cukup besar pada kegiatan-kegiatan yang dapat menunjukkan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Jambi dan beberapa daerah penyangga, seperti Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Batanghari. Paling tidak ada tujuh kegiatan besar yang akan diikuti oleh peserta PW IX yakni kegiatan umum, kegiatan pengembangan wawasan, kegiatan bakti, kegiatan persaudaraan dan seni budaya, kegiatan khusus, kegiatan wisata dan kegiatan prestasi

Untuk mengikuti kegiatan dua tahunan ini, pihak panitia telah menetapkan biaya untuk peserta sebesar Rp 250.000 per orang. Sementara biaya untuk Pimpinan Kontingen sebesar Rp 600.000 per orang dan untuk Pembina Pendamping dikenakan biaya sebesar Rp 450.000 per orang. Disebutkan pula bahwa batas pengiriman formulir kesediaan ikut serta paling lambat hingga tanggal 30 April 2009 mendatang. Sementara pendaftaran tahap kedua berupa pengiriman data dan pembayaran peserta kontingen paling lambat tanggal 9 Mei 2009.

24 Juni 2009

REUNI TAHUN 2009

Salam PRamuka !
Kepada seluruh Alumni Pramuka SMPN 113 Jakarta diharapkan kehadirannya untuk mengikuti REUNI TAHUN 2009 yang akan diselenggarakan pada :
Hari/ Tanggal : Ahad, 5 Juli 2009
Waktu : 13.00 s/d selesai
Tempat : Kediaman Pak Maryadi (Dekat Stasiun Kota)
Acara : 1. Reuni
2. Menyusun Program Kerja/ Latihan Tahun 2009
Agar acara ini terselenggara dengan baik, dimohon datang tepat waktu. Dan menyebarkan undangan ini kepada teman-teman yang lain.
Demikian undangan ini kami buat, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Panitia REUNI TAHUN 2009



21 Mei 2009

SURVIVAL : CARA MEMBUAT API TANPA KOREK




22 April 2009

PERLENGKAPAN MENDAKI GUNUNG
Perlengkapan dalam mendaki gunung atau menjelajah alam hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan. Pendaki harus memasak, makan, tidur dan membersihkan diri yang semua dilakukan sendiri,sehingga pendaki tidak dapat menghindari barang bawaan yang relatif banyak dan berat. Perlengkapan apa saja yang diperlukan untuk pendakian ? Perlengkapan seorang pendaki adalah berupa sepatu, baju, celanan,jaket, ponco atau rain coat dan ransel.

1. Sepatu
Sepatu mendaki yang baik selain melindungi kaki dari luka, juga harus nyaman saat dipakai karena harus membawa beban berat dimedan licin, berbatu-batu dan curam. Jenis sepatu boot paling cocok untuk kegiatan ini, karena melindungi pergelangan kaki hingga mata kaki dari kemungkinan terkilir. Pilihlah sol sepatu dengan kembang-kembang besar, ceruk yang dalam. Sepatu yang memiliki tumit sol seperti ini memungkinkan pemakai dapat mencengkram permukaan meski kondisinya ekstrim (curam, licin atau berbatu-batu)

2. pakaian
Pakaian yang ideal saat mendaki di gunung daerah tropis adalah yang relatif tebal dan menyerap keringat. Celana tidak kaku dan ringan guna melindungi kaki dari goresan duri. Baju dari katun atau wol cukup ideal. Sayang bila telah basah, katun tidak mampu menghangatkan badan, baju dari bahan sintetis misalnya polyester dan acrylics sedikit menyerap keringat tetapi cepat kering, sementara bahan nilon sebaiknya tidak digunakan karena tidak menyerap keringat sehingga keringat akan tetap menenpel pada badan, sebaliknya nylon amat baik menahan hujan sehingga banyak digunakan sebagai ponco. hindari pemakaian pakaian berbahan jeans. Bahan ini sukar kering dan berat disaat basah. Bila mendaki medan yang dirimbuni pepohonan atau semak tinggi dimana terpaan angin tidak kencang, hindari pemakaian jaket saat berjalan, selain menahan keringat yang menempel di badan jaket juga membuat tubuh terasa gerah karena selama berjalan suhu tubuh meningkat akibat pembakaran zat makanan untuk menghasilkan energi. Pada saat istirahat disela pendakian, pembakaran berkurang, dinginya temperatur di gunung dan hembusan angin mengakibatkan pendaki akan menghadapi perbedaan drastis temperatur, oleh karena itu saat beristirahat sebaiknya pendaki mengunakan jaket atau sweater tebal. Bila beristirahat saat hujan sebaiknya menganti baju yang basah dengan baju yang kering.

3. Jaket
Jaket digunakan untuk menahan dingin di puncak atau lokasi kemping saat aktifitas tidak segiat saat berjalan, pilihlah jaket yang berbahan isian (down Jaket) jaket jenis ini cukup tebal dan menahan dingin yang baik, kelemahannya relatif berat dan memakan banyak tempat dalam ransel. Jaket lainnya yang sebaiknya dibawa adalah yang memiliki dua lapisan (double layer) lapisan dalam biasanya berbahan penghangat dan menyeyerap keringat seperti wool atau polartex, sedang lapisan luar berfungsi menahan air dan dingin. Kini teknologi tekstil sudah mampu memproduksi Gore-Tex bahan jaket yang nyaman dipakai saat mendaki, bahan ini memungkinkan kulit tetap bernafas, tidak gerah mengeluarkan keringat dan mampu menahan angin (wind breaking) dan resapan air hujan (water proff) sayang, bahan ini masih mahal.

4. Ransel (carier bag)
Perlengkapan vital pendakian lainnya adalah ransel. Kini banyak jenis ransel terutama berangka dalam, dijual dipasaran fungsi rangka selain menyangga badan ransel tetap tegak mencegah barang didalamya bergeser juga menjaga jarak antara punggung pemakai dari ransel. Akibatnya barang-barang yang keras yang dibawa tidak menyakiti, ransel yang baik dilengkapi tali pengatur sabuk pengendok atau sandang bahu, sandang pinggang atau sabuk pinggang. Sabuk dan tali pengatur itu akan membuat pemakainya nyaman memanggul ransel beserta isinya. Bila pendaki ingin membawa barang bawaan ke bahu dan punggung, kencangkan tali pengatur sandang bahu dan longgarkan sabuk pinggang, sebaliknya bila beban ingin di topang punggung dan pinggang , kencangkan tali sabuk sandang bahu. Ransel berdesain baik, bila rangka bagian bawah saat dipakai ada disekitar pinggang sedangkan lengkungan rangka atas sesuai lengkungan tulang punggung pemakai. Ransel yang memiliki beberapa kantung penutup atau badan memiliki banyak keuntungan. Barang-barang kecil seperti botol air minum, jaket atau kamera yang sering dikeluar-masukkan selama pendakian dapat ditaruh disitu, dengan demikian pendaki tidak perlu membuka-tutup dan mengacak-acak isi ruang utama ransel. Kekurangan pada ransel yang berkantung banyak, akan mengurangi keseimbangan ransel tersebut bila dibawa. Pilihlah ransel berbahan nilon atau kanvas , nilon selain kedap air juga ringan terutama sewaktu basah, akan tetapi kanvas lebih kuat terhadap goresan .

Untuk kenyamanan pendakian dan perjalanan, anda harus mengetahui karakter dari ransel.


PEMBAGIAN BERAT
a

1.Barang kecil yang sering digunakan seperti : senter, raincoat, snack, kompas dll disimpan disaku atas.

2.Makanan depan atas.
3.Pakaian belakang tengah tengah.
4.Perlengkapan lain seperti : sepatu, tabung gas, tenda, alat climbing dll depan tengah dan kiri kanan.
5.Sleepingbag bagian bawah

Bagi pendaki gunung peralatan yang diperlukan untuk olahraga jelajah alam ini tidak hanya ransel, baju, mantel dan ponco, masih ada sejumlah peralatan yang harus dibawa dan disiapkan. Apabila pendakian memakan waktu beberapa hari, berikut ini diberikan sejumlah catatan mengenai peralatan apa saja yang perlu dibawa :

Perlengkapan berkemah :
Apabila pendakian gunung memerlukan waktu beberapa hari, mau tidak mau perjalanan harus "dibagi " dalam beberapa tahap, setiap tahap selalu memerlukan tempat , waktu dan sarana untuk beristirahat.

Tempat istirahat ini juga diperlukan bila pendaki sudah mencapai tempat yang dituju, untuk itu, mau tidak mau pendaki harus membangun kemah. Cara berkemah yang paling aman dan nyaman adalah apabila mengunakan tenda. Sekarang ini banyak ragam tenda dari tenda prisma, piramid atau kubah (dome). Tenda dome belakangan ini lebih banyak digunakan karena mudah dan praktis penggunan maupun saat dibawa, karena tenda dome tidak memerlukan banyak tali dan pasak, untuk mendirikan tenda kubah/dome hanya diperlukan dua rangka utama, untuk itu pilihlah rangka yang terbuat dari alumunium karena lebih baik, ringan dan lentur dibandingkan yang terbuat dari mika.

Kantung tidur (slepping bag) Peralatan penting lainnya adalah kantung tidur (slepping bag) usahakan kantung tidur tetap dalam keadaan kering, untuk itu jemurlah disiang hari pada saat berkemah.

Perlengkapan Memasak.
Selama berkemah, pendaki juga harus menyiapkan makanan, untuk itu beberapa jenis kompor ringan dan ringkas dapat dipilih untuk memasak di alam terbuka, kompor yang paling irit terbagi atas beberapa macam seperti kompor dengan bahan bakar padat (Parapin) atau kompor dengan tabung gas berukuran 250 gram dengan tungkai gas yang dapat di bawa dengan mudah, pilihan terakhir mungkin adalah kompor dengan bahan bakar minyak tanah atau lebih dikenal kompor tahu, kompor ini juga mudah dan ringkas untuk dibawa sebab antara tiang sumbu dan tiang penyangga dapat dipisahkan dari bagian tangki bahan bakar. Namun dengan catatan minyak tanah harus dipisahkan/dikeluarkan dari tabung tangki dan disimpan dalam jerigen atau botol khusus. Selain kompor dua buah panci kecil alumunium atau baja tahan karat cukup untuk memenuhi kegiatan masak-memasak. Satu set panci yang paling praktis dan murah dibawa adalah nesting, set panci yang biasa dijual ditoko perlengkapan militer. Nesting dapat berbentuk kotak atau bulat terdiri dari atas dua panci berukuran sedang dan satu panci pipih yang dapat digunakan sebagai piring atau wadah pemotong bahan-bahan masakan. Bawalah sendok, cangkir dan piring dari melamin atau plastik, bahan ini sukar pecah, mudah dibersihakan dengan sedikit air dan tisue, bila membawa korek api simpanlah dalam tabung film kaera agar tidak basah dan lembab.

5. Makanan (logistik)
Makanan yang dibawa seharusnya dapat memenuhi kebutuhan energi pendaki, selama pendakian seseraoang membutuhkan sitar 5.000 kalori dan 100 gram protein, kalori dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi nasi. Namin ada baiknya hanya memakan nasi satu kali sehari di kala malam (saat berkemah) alasannya beras realtif berat dan memerluakan waktu yang lama untu memasak serta menghabiskan banyak bahan bakar. Fungsi beras dapat diganti dengan roti, biskuit,coklat, dan hevermut. Hal yang perlu diperhatikan adalah hindari mengkonsumsi makanan yang harus dimasak lebih dahulu selama mendaki, karean hal ini hanya akan merepotkan dan menghabiskan waktu perjalanan. Pilihlah makanan praktis seperti coklat, roti, agar-agar,buah-buahan, dapat juga dibuat mixfood yang terdiri atas kacang, colat, biskuit dan kismis. Umumnya makanan yang paling praktis dibawa adalah makanan awetan yang memiliki kemasan, buka kemasan karton sebelum dimasukan dalam ransel dengan demikian berat ransel dapat berkurang dan makanan yang dibawa tidak banyak memakan tempat didalam ransel. Peralatan lain . Selain peralatan dan sejumlah perlengkapan, jangan lupa membawa perlengkapan kecil yang terkadang dirasa sepele, namun amat penting. Perlengkapan itu berupa obat-obatan seperti plester, obat merah, tisu basah dan ekring, senter, benang, jarum jahit, jam dan alat tulis. Peralatan itu dibutuhkan dalam keadaan darurat atau menjaga tubuh tetap bersih. Hal terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah jangan lupa membawa kantong plastik untuk menaruh barang-barang yang kotor dan basah sebelum dicuci dan tas plastik juga berfungsi untuk membawa kembali sampah-sampah pendakian, sampah-sampah sisa makanan atau berkemah, janganlah dibuang begitu saja di alam terbuka, selain megotori, membuang sampah dapat menyulitkan usaha pencarian dan pertolongan bagi pendaki yang tersesat atau mengalami kecelakaan, kerap kali usaha pencarian orang tersesat terbantu dengan petunjuk dari barang2 yg tercecer jangan mengangap segala peralatan akan membebani perjalaan, seorang mungkin saja dapat belajar menyalakan api dari ranting kayu, mencari makan dengan jerat arau menimbun sampah digunumg tetapi penaki gunung yang juga pencinta alam selalau berperinsip leave nothing but footprint, take nothing but picture, kill nothing but time.

Selamat mendaki !!!!!!!

BY : AZWAR
PEMBINA PASUKAN PUTRA GUDEP JU 05.311
SMP N 113 JAKARTA



25 Maret 2009

SELAMATKAN BUMI KITA

Ayo selamatkan bumi kita dari pemanasan global, apalagi kita sebagai anggota Pramuka (ROVER STIBELS) kita wajib menjaga & merawat bumi kita dari pemanasan global ini, dengan segala kemampuan yang ada.















Apa sih Pemanasan global itu ?
Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Planet Bumi telah menghangat (dan juga mendingin) berkali-kali selama 4,65 milyar tahun sejarahnya. Pada saat ini, Bumi menghadapi pemanasan yang cepat, yang oleh para ilmuan dianggap disebabkan aktifitas manusia. Penyebab utama pemanasan ini adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer. Ketika atmosfer semakin kaya akan gas-gas rumah kaca ini, ia semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari Matahari yang dipancarkan ke Bumi (sumber dari Wikipedia). Jadi sih intinya Bumi kita tuh memanas karena sinar matahari yang sudah masuk ke bumi kita tidak bisa keluar lagi karena gas-gas rumah kaca tadi membentuk lapisan di atmosfer yang memantulkan sinar matahari tadi (kalau mau baca lebih lengkap silahkan lihat di Wikipedia).
(gambar dari situs kementrian lingkungan hidup).

Akibat dari pemanasan global.
Terus kalo suhu bumi meningkat kenapa?Yang pastinya sih daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil.Para petani sekarang (terutama 2-3 tahun ke belakang) sangat sulit untuk memprediksi cuaca. Seperti yang kita tahu para petani memakai cuaca sebagai patokan penanaman mereka, jadi kalo salah prediksi cuaca bisa-bisa tidak bisa panen atau panennya jelek sehingga merugi.Dan satu lagi mungkin yang efeknya bisa terasa langsung ke kita yaitu nyamuk. Kok nyamuk? Karena nyamuk baik untuk berkembang biak di tempat yang hangat, jadi mungkin saja semakin panjangnya musim demam berdarah di indonesia karena temperature yang meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Cara mencegah Pemanasan Global.
Nah terus apa sih yang bisa kita lakukan sebagai orang biasa untuk berkontribusi positif dalam pengurangan pemanasan global. Sebenernya sih mudah-mudah aja tapi tidak mudah untuk dilakukan.Untuk kita yang dirumah kita bisa:

(1) Matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Kerlip merah penanda standby menunjukkan alat tersebut masih menggunakan listrik. Artinya Anda terus berkontribusi pada pemanasan global.

(2)Pilihlah perlengkapan elektronik serta lampu yang hemat energi

(3)Saat matahari bersinar hindari penggunaan mesin pengering, jemur dan biarkan pakaian kering secara alami

(4)Matikan keran saat sedang menggosok gigi

(5) Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman

(6)Segera perbaiki keran yang bocor - keran bocor menumpahkan air bersih hingga 13 liter air per hari

(7)Jika mungkin mandilah dengan menggunakan shower. Mandi berendam merupakan cara yang paling boros air.

(8)Selalu gunakan kertas di kedua sisinya

(9)Gunakan kembali amplop bekas

(10)Jangan gunakan produk ’sekali pakai’ seperti piring dan sendok kertas atau pisau, garpu dan cangkir plastik

(11)Gunakan baterai isi ulang

(12)Pilih kalkulator bertenaga surya

Kenapa kebanyakan kok yang berhubungan listrik?Karena untuk memproduksi listrik kita masih memakai bahan bakar yang berasal dari fosil, jadi dengan mengurangi konsumsi listrik kita berkontribusi juga dalam pengurangan potensi polusi akibat produksi listrik/energi tadi. Mungkin kita pikir, masak pengurangan konsumsi listrik kita berpengaruh sih? Tapi kalo kita pikir yang melakukan hal ini banyak orang, pengurangan konsumsi energinyapun akan menjadi sangat besar. Jadi program dari PLN 17-22 bisa dipraktekkan tuh
Untuk tips-tips lain gaya hidup ramah lingkungan di tempat kerja, saat berlibur maupun berbelanja dapat melihat situs WWF Indonesia.Pemanasan global sudah bukan menjadi isu lagi saat ini, pemanasan global sudah menjadi masalah yang harus kita hadapi atau kita pecahkan bersama. Jadi marilah kita mulai bersama-sama gaya hidup yang ramah lingkungan dari kita sendiri dan mulailah perkenalkanlah gaya hidup ini pada orang-orang yang paling dekat dengan kita seperti keluarga, KAKAK/ ADIK, pacar, teman, guru, PEMBINA PRAMUKAmu, pegawai sekolahmu, dan tetangga kalau bisa. Oke? SATU JANJI, SATU HATI, SATU BUMI PERTIWI.

AZWAR, Pembina Pasukan Penggalang GD JU 05.311